Jahe Siap Seduh

Bermula dari kerepotan setiap kali ingin membuat wedang jahe, membeli dalam bentuk sachet rasanya jauh dari alami, membuat sendiri lebih sering tak tersedia jahe segar untuk diolah.

Saya lalu menanam jahe di rumah, beberapa rumpun. Memang pada saat membutuhkan, jahe ready untuk diambil. Tetapi lagi-lagi banyak kerepotan yang harus dilalui untuk sekedar menyeruput segelas jahe hangat nan menyegarkan. Harus mengambil dulu dirumpunnya, membersihkannya, mengirisnya, memanggangnya dan baru menyeduhnya.
Belum lagi jahe jika tidak dipanen akan menyusut, meninggalkan kulit kosong yang tak bisa dimanfaatkan.

Suatu saat ketika menemani istri ke pasar, saya memintanya membelikan satu kilogram jahe. Istri sempat keberatan untuk membelikannya mengingat itu jumlah yang terlalu banyak untuk disimpan di rumah, jahe akan mengering, kisut-kisut dan tidak enak lagi untuk dikonsumsi.